
[LONDON] Perjuangan Liverpool untuk kembali menjadi juara Liga Inggris setelah penantian selama 19 tahun akan ditentukan akhir pekan ini. Pasalnya, tim berjulukan "Si Merah" itu akan menghadapi pimpinan klasemen sementara, "Setan Merah" Manchester United (MU), di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (14/3).
Gagal meraih kemenangan, apalagi mengalami kekalahan, maka sangat berat bagi Liverpool untuk meraih gelar juara. Saat ini, Liverpool berada di peringkat ketiga klasemen, tertinggal tujuh angka dari MU. Itu pun, MU masih mempunyai satu pertandingan sisa.
Raihan kemenangan bagi Liverpool pada laga nanti sebetulnya bukanlah suatu hal yang mustahil terjadi, meski tim asuhan pelatih Rafa Benitez tersebut harus berlaga di Old Trafford yang sering menjadi 'ladang pembantaian' tim-tim kuat Eropa, di mana terakhir klub Italia Inter Milan yang harus mengalami kekalahan 0-2 di stadion tersebut.
Syaratnya, para pemain "Si Merah" harus dapat kembali memperagakan permainan menawan saat mereka menghancurkan klub Spanyol Real Madrid 4-0 di Stadion Anfield, Liverpool Selasa (10/3) lalu pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Permainan taktis yang dibarengi dengan penyelesaian akhir yang baik memang wajib diperagakan Steven Gerrard dkk agar bisa menjungkalkan MU, karena tim tuan rumah memiliki form yang sangat bagus di liga. MU selalu meraih kemenangan dalam 11 pertandingan terakhirnya di Liga Inggris.
Percaya Diri
Benitez menyatakan, tim asuhannya saat ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi berkat kemenangan telak atas Madrid dan siap menghadapi laga kontra MU.
Kubu Liverpool tentunya ingin kembali mengulang hasil memuaskan pada pertemuan pertama kedua tim di ajang Liga Inggris musim ini. Bertanding di Stadion Anfield, Liverpool meraih kemenangan 2-1 atas MU.
MU tentu akan juga berusaha mengatasi lawannya, sehingga mereka terus menjauh dari para pesaingnya. "Kami dapat mengakhiri peluang Liverpool menjadi juara bila meraih kemenangan pada pertemuan nanti. Kami sangat menantikan untuk mewujudkan kemenangan itu," tutur penyerang Wayne Rooney.
Pada laga nanti, Benitez tampaknya akan memainkan penyerang asal Spanyol, Fernando Torres bersama Kuyt di lini depan Liverpool. Gerrard bersama Xabi Alonso, Javier Mascherano, dan Albert Riera akan menjadi andalan di lini tengah, sedangkan kuartet bek Alvaro Arbeloa, Martin Skrtel, Jamie Carragher, dan Fabio Aurelio bahu-membahu dengan kiper Pepe Reina.
Pelatih MU, Sir Alex Ferguson, tampaknya juga akan menurunkan kekuatan penuh. Duet penyerang Rooney dan Dimitar Berbatov akan didukung Cristiano Ronaldo, Ryan Giggs, Paul Scholes, dan Michael Carrick dari lini tengah. Kiper Edwin van der sar akan mendapat pengamanan dari kuartet bek Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Patrice Evra, dan John O'Shea. [AFP/AP/SRA/W-11]
Jumat, 27 Maret 2009
Laga Penentuan Liverpool
Diposting oleh
RAI
di
12.23
0
komentar
Liverpool Hancurkan Madrid

[LIVERPOOL] Klub asal Inggris Liverpool menghancurkan tim raksasa Spanyol Real Madrid dengan empat gol tanpa balas pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Selasa (10/3) malam atau Rabu (11/3) dini hari WIB.
Berkat kemenangan 4-0 tersebut, Liverpool lolos ke babak perempat final dengan agregat gol akhir 5-0. Pada pertemuan pertama yang berlangsung di kandang juara sembilan kali Liga Champions itu, dua pekan lalu, Liverpool meraih kemenangan 1-0.
Kapten Liverpool Steven Gerrard menjadi inspirator kemenangan tim berjulukan "Si Merah" tersebut dan mencetak dua gol, yaitu pada menit ke-28 (penalti) dan 47. Penyerang andal asal Spanyol Fernando Torres menyumbangkan gol pertama Liverpool pada menit ke-16. Gol terakhir pertandingan dicetak Andrea Dossena pada menit ke-88.
Kemenangan ini tentu disambut gembira pelatih Liverpool Rafa Benitez. "Orang- orang di Spanyol berpikir bahwa tim saya bermain kurang menyerang, namun lihatlah hasil ini dan 119 gol yang kami hasilkan musim lalu. Kami adalah tim nomor satu di Eropa, dan raihan kemenangan telak atas klub hebat seperti Real Madrid memang sangat memuaskan," tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
Benitez juga berharap penampilan impresif Liverpool di ajang Eropa ini akan berlanjut ke kompetisi domestik. Apalagi saat tim yang juga berjulukan "The Kop" tersebut bertandang ke markas pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Manchester United, akhir pekan ini.
Sangat Kecewa
Sementara itu, pelatih Madrid Juande Ramos mengaku sangat kecewa dengan kekalahan telak yang diderita timnya. Namun, ia juga mempertanyakan sah tidaknya dua gol pertama Liverpool. "Kami tentu sangat kecewa dan sedih karena tersingkir dari kompetisi. Kami kebobolan dua gol cepat yang patut dipertanyakan," tutur Ramos.
Pada proses terjadinya gol pertama, bek Madrid Pepe tampak ditarik ke tanah oleh Torres. Bola yang mengenai sang pemain bertahan kemudian dikuasai penyerang asal Belanda Dirk Kuyt yang lalu memberikan umpan matang yang diselesaikan Torres dari jarak enam meter.
Pepe justru menerima kartu kuning karena melayangkan protes atas kejadian ini. Torres, yang merupakan mantan pemain Atletico Madrid, rival sekota Real Madrid, merayakan golnya di depan para penggemar tim tamu.
Pemain berjulukan "El Nino" ini sebelumnya diperkirakan hanya akan bermain pada menit-menit akhir pertandingan, namun dia ternyata dapat bermain sejak menit awal dan baru ditarik keluar setelah tampil selama lebih dari 80 menit.
"Saya berusaha keras untuk bisa kembali fit karena sangat penting bagi saya untuk bermain dalam laga ini sehubungan dengan sejarah yang saya miliki bersama Atletico. Rasa sakit tidak menjadi masalah dalam laga seperti ini," kata Torres.
Gol kedua Liverpool juga sedikit berbau kontroversi karena penalti diberikan setelah bek Madrid, Gabriel Heinze dianggap melakukan handball. Padahal, pemain bertahan Liverpool Alvaro Arbeloa tampak hanya memantulkan bola ke pundak Heinze.
Gerrard menyelesaikan hadiah tendangan 12 pas tersebut dengan baik dan kemudian kembali mencetak gol pada babak kedua setelah menerima umpan matang Ryan Babel.
Gol terakhir Liverpool terjadi setelah Dossena menerima umpan silang Javier Mascherano dan keunggulan 4-0 tim tuan rumah bertahan sampai akhir pertandingan. [AP/AFP/SRA/W-11]
Diposting oleh
RAI
di
12.19
0
komentar
Lima Gelar Semakin Dekat

[WEMBLEY] Manchester United (MU) semakin dekat untuk menggapai lima gelar musim ini setelah meraih gelar juara Piala Liga dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 4-1 melalui adu tendangan penalti pada partai final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (1/3). Babak tos-tosan terpaksa dilakukan setelah kedua tim tetap bermain imbang 0-0 hingga babak tambahan.
Gelar juara Piala Liga merupakan gelar kedua yang diraih tim berjulukan "Setan Merah" tersebut musim ini setelah akhir tahun lalu menjadi juara Piala Dunia Antarklub 2008. Kini, MU berkonsentrasi kembali kepada tiga ajang lainnya yang masih mereka jalani, yaitu Liga Utama Inggris, Liga Champions, dan Piala FA.
"Kami tidak akan kehilangan konsentrasi walau telah meraih kemenangan ini. Kaki kami akan tetap menjejak ke tanah. Bila kami lengah, kami bisa saja mengalami kekalahan dari Fulham Rabu nanti (di ajang Piala FA) dan gagal meraih lima gelar di akhir musim," kata pelatih MU, Sir Alex Ferguson.
Mengenai kemenangan di Piala Liga, pelatih asal Skotlandia tersebut mengeluarkan pujian khusus kepada Ben Foster, kiper cadangan MU yang dalam pertandingan final itu dipercaya menjadi kiper utama. "Tanpa Ben Foster, kami tentu akan mengalami kekalahan," tutur Ferguson.
Foster memang tampil brilian dalam pertandingan tersebut. Dalam pertandingan, dia berhasil menggagalkan peluang emas Tottenham melalui Aaron Lennon dan Darren Bent. Pada saat babak adu penalti, Foster berhasil menahan tendangan 12 pas pertama Tottenham yang dilakukan Jamie O'Hara.
Selain karena kecemerlangan Foster, kemenangan MU juga disebabkan pergantian pemain yang tepat yang dilakukan Ferguson. Masuknya Nemanja Vidic, Ryan Giggs dan Anderson terbukti membawa hasil positif bagi MU.
Giggs dan Anderson, bersama Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sebagai algojo penalti. Dari kubu Tottenham, hanya Vedran Corluka yang melesakkan bola melewati Foster. O'Hara dan David Bentley gagal menaklukkan kiper muda MU tersebut.
Sementara itu, dari lanjutan pertandingan Liga Inggris yang berlangsung pada hari yang sama, Aston Villa hanya berhasil menahan imbang Stoke City 2-2 di Stadion Villa Park. [AP/AFP/SRA/W-11]
Diposting oleh
RAI
di
12.12
0
komentar

